UIN Jurai Siwo Lampung – Program Pascasarjana menggelar rapat penyelarasan Pedoman Karya Tulis Ilmiah (KTI) sebagai langkah strategis dalam memperkuat mutu akademik sekaligus menyesuaikan pedoman dengan perkembangan regulasi dan dinamika pendidikan tinggi. Rapat dilaksanakan di Ruang Rapat Gedung Pascasarjana Lantai 2 pada Kamis, 23 Juli 2026, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, Direktur Program Pascasarjana beserta jajaran manajemen Pascasarjana, serta para dosen Program Pascasarjana.

Rapat tersebut bertujuan untuk meninjau dan menyempurnakan pedoman penulisan karya tulis ilmiah agar tetap relevan dengan kebijakan pendidikan tinggi terkini, standar akademik nasional dan internasional, serta tuntutan peningkatan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah. Selain itu, forum ini menjadi ruang diskusi untuk menyamakan persepsi mengenai sistematika penulisan, tata cara sitasi, pemanfaatan teknologi pendukung akademik, serta penerapan etika dalam penyusunan karya ilmiah.
Dalam arahannya, Wakil Rektor I menegaskan bahwa pedoman karya tulis ilmiah harus mampu beradaptasi dengan perubahan regulasi sekaligus menjawab perkembangan dunia akademik yang semakin dinamis. Menurutnya, pedoman yang komprehensif dan mutakhir akan menjadi acuan penting bagi mahasiswa maupun dosen dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, berintegritas, serta memenuhi standar akademik yang berlaku.
Sementara itu, Wakil Rektor II menyampaikan bahwa penyelarasan pedoman bukan sekadar memenuhi tuntutan regulasi, tetapi juga merupakan upaya memperkuat tata kelola akademik, meningkatkan efektivitas proses pembelajaran, serta mendorong peningkatan kualitas penelitian di lingkungan Program Pascasarjana.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Program Pascasarjana bersama jajaran manajemen memaparkan berbagai usulan penyempurnaan pedoman, mulai dari format penulisan, mekanisme penyusunan tesis dan disertasi, ketentuan publikasi ilmiah, pemanfaatan aplikasi pendeteksi kemiripan naskah (similarity checker), hingga penyesuaian terhadap kebijakan akademik terbaru. Para dosen Pascasarjana turut memberikan berbagai masukan dan rekomendasi berdasarkan pengalaman mereka dalam membimbing serta menguji karya ilmiah mahasiswa.
Diskusi berlangsung secara aktif dan konstruktif dengan menghasilkan sejumlah kesepakatan penting sebagai dasar penyempurnaan Pedoman Karya Tulis Ilmiah. Pedoman yang diperbarui diharapkan lebih komprehensif, aplikatif, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, serta selaras dengan regulasi yang berlaku. Hasil penyelarasan tersebut selanjutnya akan difinalisasi untuk ditetapkan sebagai pedoman resmi dalam penyusunan karya tulis ilmiah di lingkungan Program Pascasarjana.
Melalui penyelarasan ini, Program Pascasarjana menegaskan komitmennya dalam membangun budaya akademik yang unggul, meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah, serta menghasilkan lulusan yang kompeten, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, dunia profesional, dan masyarakat.





