
Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Darul Ulum Lampung Timur menyelenggarakan kuliah umum pada Sabtu, 6 September 2025, dengan menghadirkan Dr. Diana Ambarwati, M.E.Sy., sebagai narasumber utama. Kuliah umum ini mengangkat tema “Green Economy: Kolaborasi Menuju Pembangunan Indonesia Emas dengan Mafhum Maqasid Syariah” dan diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta tamu undangan dari berbagai lembaga pendidikan di Lampung Timur.



Dalam paparannya, Dr. Diana Ambarwati menjelaskan pentingnya konsep green economy sebagai strategi pembangunan berkelanjutan yang relevan dengan visi Indonesia Emas 2045. Ia menekankan bahwa pendekatan ekonomi hijau tidak hanya berfokus pada efisiensi sumber daya dan pelestarian lingkungan, tetapi juga harus terintegrasi dengan prinsip maqasid syariah, yakni upaya menjaga kemaslahatan dan keberlanjutan hidup manusia.

Peserta terlihat antusias mengikuti penyampaian materi, terutama ketika Dr. Diana mengaitkan isu lingkungan global dengan peran generasi muda dalam transformasi ekonomi hijau. Ia mengajak mahasiswa untuk berperan aktif dalam inovasi ramah lingkungan, riset terapan, serta kegiatan pemberdayaan masyarakat yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Sesi tanya jawab berlangsung interaktif, dengan berbagai pertanyaan kritis dari peserta mengenai implementasi ekonomi hijau dalam sektor syariah dan pembangunan lokal.
Pihak STIS Darul Ulum Lampung Timur menyampaikan apresiasi atas kesediaan Dr. Diana Ambarwati menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya dinilai memberikan wawasan baru bagi civitas akademika dalam memahami pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan pembangunan Indonesia Emas yang berkelanjutan dan berkeadilan. Melalui kuliah umum ini, kampus berharap mahasiswa semakin termotivasi untuk mengintegrasikan nilai-nilai syariah dengan praktik pembangunan yang ramah lingkungan dan berorientasi pada kemaslahatan.(daw)




