Metro, 27/11/2025. Dosen Pascasarjana Program Studi Magister Ekonomi Syariah UIN Jurai Siwo Lampung, Putri Swastika, M.IF, Ph.D., menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Pemetaan Isu Perpajakan Terkait Keuangan Syariah” yang diselenggarakan oleh Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) pada Kamis, 27 November 2025 secara daring melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan mulai dari akademisi, regulator, hingga praktisi industri keuangan syariah yang berkomitmen untuk memperkuat kebijakan perpajakan nasional berbasis prinsip syariah.



Dalam kesempatan tersebut, Putri Swastika memaparkan analisis komprehensif mengenai tantangan dan peluang implementasi perpajakan pada transaksi keuangan syariah. Ia menggarisbawahi bahwa beberapa ketentuan perpajakan masih memerlukan penyelarasan agar mampu mengakomodasi karakteristik akad syariah secara optimal. Menurutnya, harmonisasi kebijakan perpajakan sangat penting untuk menciptakan ekosistem keuangan syariah yang lebih efisien, kompetitif, dan berkelanjutan.

Selain itu, Putri Swastika menekankan pentingnya kolaborasi strategis antara pemerintah, otoritas pajak, akademisi, dan pelaku industri dalam merumuskan pedoman perpajakan yang lebih aplikatif dan sesuai dengan prinsip maqasid syariah. Ia mendorong penguatan riset dan penyusunan regulasi interpretatif sebagai langkah mendukung konsistensi implementasi perpajakan di sektor keuangan syariah.
Melalui keikutsertaan dosen Pascasarjana dalam forum nasional ini, UIN Jurai Siwo Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi keilmuan dan pemikiran strategis bagi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Kampus berharap partisipasi ini mampu memperkuat peran institusi dalam mendukung lahirnya kebijakan publik yang inklusif, responsif, dan berbasis nilai-nilai syariah.(daw)




