Menjadi Reviewer Seminar Hasil Penelitian Dosen, Imam Mustofa Tekankan Pentingnya Menjunjung Etika Penggunaan AI dalam Penyusunan Riset

Metro, 18/11/25- Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Jurai Siwo Lampung menyelenggarakan Seminar Hasil Penelitian Dosen pada Selasa, 18 November. Kegiatan ini menjadi ajang akademik strategis untuk memaparkan capaian riset dosen sekaligus mengukur kualitas pelaksanaan penelitian yang dibiayai skema Litapdimas. Seminar berlangsung dinamis dengan menghadirkan sejumlah guru besar dan pakar dari berbagai perguruan tinggi sebagai reviewer utama.

Daftar reviewer yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain Prof. Arif Zamhari, pakar Islamic Studies dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Sriharini, M.Si., Prof. Dr. Ilya Muhsin, M.S.I., Prof. Dr. Mufliha Wijayati, M.S.I., dan Dr. Aria. Kehadiran para pakar tersebut memberikan warna ilmiah yang kuat, sekaligus menjadi ruang dialog produktif antara peneliti dan penelaah. Setiap artikel penelitian diberikan masukan substansial, baik dari sisi metodologi, penguatan teori, maupun arah publikasinya.

Ketua LPPM UIN Jurai Siwo Lampung, Dr. Nurkholis, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan pentingnya kesesuaian pelaksanaan penelitian dengan JUKNIS Penelitian Litapdimas. Ia menekankan bahwa kepatuhan terhadap pedoman bukan hanya aspek administratif, tetapi juga bagian dari penjaminan mutu riset. Nurkholis juga mendorong agar seluruh hasil penelitian tidak berhenti pada laporan, melainkan ditindaklanjuti menjadi artikel di jurnal nasional terakreditasi maupun jurnal internasional bereputasi.

Dalam sesi review, Imam Mustofa yang juga menjadi salah satu reviewer memberikan perhatian khusus pada isu integritas akademik di era kecerdasan buatan. Ia mengingatkan bahwa penggunaan teknologi, termasuk AI, harus ditempatkan sebagai alat bantu yang memperkuat analisis, bukan sebagai pengganti kreativitas dan kejujuran ilmiah. Menurutnya, dosen dan peneliti berkewajiban mencantumkan pengakuan penggunaan alat bantu AI bila relevan serta memastikan seluruh data, argumen, dan kutipan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

Imam Mustofa juga berpesan kepada para dosen agar menjunjung tinggi etika dalam publikasi ilmiah, mulai dari menghindari plagiarisme, duplikasi publikasi, hingga manipulasi data. Ia menekankan bahwa reputasi institusi dan kredibilitas keilmuan dibangun melalui kejujuran riset yang konsisten. Penguasaan AI tanpa diimbangi integritas justru berpotensi menjerumuskan peneliti pada praktik tidak etis yang merugikan diri sendiri dan perguruan tinggi.

Seminar hasil penelitian ini diakhiri dengan harapan agar budaya riset di UIN Jurai Siwo Lampung semakin menguat, berkarakter, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. LPPM menegaskan komitmennya untuk terus memfasilitasi peningkatan kapasitas peneliti, baik melalui klinik metodologi, pelatihan penulisan artikel ilmiah, maupun pendampingan publikasi. Pesan tentang etika dan integritas yang disampaikan Imam Mustofa diharapkan menjadi pijakan bersama dalam membangun tradisi akademik yang bermartabat di tengah arus besar transformasi digital dan kecerdasan buatan.(daw)

Bagikan :

Artikel Lainnya

bg-dashboard-HD
Dari Karya Monumental hi...
Oleh: Dr. Aguswan Khotibul Umam, S.Ag., MA (Dosen UIN Jurai Si...
5 days
WhatsApp Image 2026-04-09 at 13.39.42
Rapat Koordinasi PMB Pas...
Metro, 09 April 2026 – Pascasarjana UIN Jurai Siwo Lampu...
1 week
WhatsApp Image 2026-04-03 at 10.52.11
Pascasarjana UIN Jurai S...
Metro, 03 April 2026 – Pascasarjana UIN Jurai Siwo Lampu...
2 weeks
bg-dashboard-HD
Dari Karya Monumental hi...
Oleh: Dr. Aguswan Khotibul Umam, S.Ag., MA (Dosen UIN Jurai Si...
1 month
WhatsApp Image 2569-02-26 at 14.31.06
Mahasiswa Magister Ekono...
Mahasiswa Program Studi Magister Ekonomi Syariah menggelar keg...
WhatsApp Image 2026-02-26 at 11.47.15
Dr. Imam Mustofa, M.S.I ...
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh sivitas akademik...
2 months