Metro, Senin 25 Agustus 2025 – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung menggelar acara pelepasan mahasiswa program magister di Gedung Academic Center (GAC). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi momen penting sekaligus bersejarah bagi mahasiswa yang telah menuntaskan studi pascasarjana. Pelepasan bukan hanya penanda berakhirnya masa belajar di kampus, tetapi juga simbol awal pengabdian baru di tengah masyarakat dengan membawa identitas akademik UIN Jurai Siwo Lampung.
Acara diawali dengan pembukaan resmi dan doa bersama, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan pelepasan oleh Wakil Direktur Pascasarjana, Dr. Ahmad Zumaro, MA. Dalam kesempatan tersebut diumumkan sebanyak 61 mahasiswa resmi dilepas pada periode ini. Mereka terdiri dari 20 mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), 12 mahasiswa Hukum Keluarga (HK), 14 mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab (PBA), dan 15 mahasiswa Ekonomi Syariah (ESy). Jumlah ini menegaskan peran Pascasarjana UIN Jurai Siwo Lampung dalam melahirkan lulusan unggul di berbagai bidang keilmuan Islam.

Suasana pelepasan semakin bermakna dengan penghargaan bagi mahasiswa berprestasi. Kategori penghargaan diberikan kepada mahasiswa terbaik, tercepat menyelesaikan studi, termuda, dan tertua dari masing-masing program studi. Penghargaan ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras, tetapi juga inspirasi bagi seluruh peserta pelepasan. Tepuk tangan meriah dan suasana hangat turut mengiringi momen istimewa tersebut.
Sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik, Pascasarjana UIN Jurai Siwo Lampung memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik dari setiap program studi. Dari Program Studi S2 Pendidikan Bahasa Arab, predikat lulusan terbaik diraih oleh Khafidatul Mukaromah dengan IPK 3,75. Dari Program Studi S2 Pendidikan Agama Islam, penghargaan diberikan kepada Vicha Dita Fadilla dengan IPK 3,70. Sementara itu, Slamet Widodo dari Program Studi S2 Hukum Keluarga Islam meraih predikat terbaik dengan IPK 3,66, dan dari Program Studi S2 Ekonomi Syariah, predikat serupa diberikan kepada Yuni Puspita dengan IPK 3,62.
Selain penghargaan akademik, Pascasarjana juga memberikan pengakuan khusus kepada beberapa lulusan dengan pencapaian istimewa. Marfiatu Rohmah, mahasiswa S2 Pendidikan Agama Islam, tercatat sebagai lulusan tercepat setelah berhasil menuntaskan studi hanya dalam waktu 1 tahun 8 bulan. Predikat lulusan termuda diraih oleh Khafidatul Mukaromah yang berhasil menyelesaikan pendidikan magister pada usia 23 tahun 7 bulan. Sementara itu, Parwoto mendapat apresiasi sebagai lulusan tertua dengan usia 49 tahun 1 bulan 27 hari.
Acara juga diwarnai dengan penyerahan kenang-kenangan dari para alumni kepada pihak Pascasarjana. Pemberian cinderamata ini menjadi simbol rasa syukur sekaligus bukti ikatan emosional antara alumni dengan almamater. Tradisi ini menegaskan bahwa hubungan mahasiswa dengan Pascasarjana UIN Jurai Siwo Lampung tidak berhenti pada saat kelulusan, melainkan terus berlanjut dalam semangat kebersamaan sebagai keluarga besar.

Dalam sambutannya, Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Suhairi, S.Ag., MH, menyampaikan apresiasi tinggi kepada para mahasiswa yang berhasil menyelesaikan studi. Prof. Dr. Suhairi menekankan bahwa capaian akademik ini merupakan tanggung jawab pribadi setiap mahasiswa yang disertai kerja keras dan kesungguhan selama proses studi. Prof. Dr. Suhairi juga menegaskan komitmen Pascasarjana pada prinsip zero drop out, yaitu memastikan seluruh mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu tanpa hambatan signifikan. Prinsip ini menjadi bagian dari strategi peningkatan mutu dan kualitas akademik Pascasarjana.

Prof. Dr. Suhairi juga menyoroti peningkatan jumlah pendaftar mahasiswa Pascasarjana UIN Jurai Siwo Lampung pada tahun 2025. Menurutnya, tren positif ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap mutu pendidikan Pascasarjana. Beliau memotivasi para alumni untuk melanjutkan studi ke jenjang doktoral, mengingat Pascasarjana kini telah membuka Program S3 Pendidikan Agama Islam (PAI) dan S3 Ilmu Syariah dengan tiga konsentrasi yaitu Ekonomi Syariah, Hukum Keluarga Islam, dan Hukum Ekonomi Syariah. Harapannya, alumni tidak berhenti pada jenjang magister, tetapi terus mengembangkan kapasitas akademik menuju level doktor.
Lebih lanjut, Prof. Dr. Suhairi juga menitipkan pesan moral agar alumni senantiasa menjaga nama baik almamater dan menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman di manapun berada. Gelar akademik, menurutnya, harus disertai dengan akhlak mulia yang menjadi ciri khas lulusan UIN Jurai Siwo Lampung. Alumni diharapkan menjadi teladan, baik di dunia kerja maupun kehidupan sosial kemasyarakatan.
Sementara itu, Rektor UIN Jurai Siwo Lampung, Prof. Dr. Ida Umami, M.Pd., Kons, dalam sambutannya menyampaikan motivasi bagi para alumni. Prof. Dr. Ida menegaskan bahwa menuntut ilmu tidak mengenal batas usia. “Tidak ada kata terlambat untuk melanjutkan studi, termasuk ke jenjang doktoral. Rezeki penuntut ilmu telah dijamin oleh Allah SWT,” ujarnya. Pesan ini memberikan energi baru bagi para alumni untuk melanjutkan perjalanan akademik tanpa khawatir soal biaya maupun usia.

Selain itu, Prof. Dr. Ida juga mengingatkan para alumni untuk ikut berperan dalam menyosialisasikan perubahan status kelembagaan UIN Jurai Siwo Lampung kepada masyarakat. Prof. Dr. Ida menyampaikan pesan Menteri Agama tentang pentingnya moderasi beragama, yakni menampilkan wajah Islam yang rahmatan lil ‘alamin dengan memilih jalan tengah agar tidak terjebak pada sikap ekstrem. Dengan bekal keilmuan dan spiritualitas, alumni diharapkan menjadi agen perubahan yang menebarkan nilai moderasi beragama di tengah masyarakat.

Acara pelepasan diakhiri dengan sambutan perwakilan alumni yang menyampaikan rasa terima kasih kepada para dosen, pimpinan, serta manajemen Pascasarjana atas bimbingan dan pelayanan yang diberikan. Doa penutup mengiringi suasana haru dan bahagia seluruh hadirin. Pelepasan mahasiswa Pascasarjana UIN Jurai Siwo Lampung tahun ini tidak hanya menandai berakhirnya studi formal, tetapi juga menjadi titik awal perjalanan baru alumni untuk berkiprah, mengabdi, dan membawa nama baik almamater ke tengah masyarakat luas.[S.M]




